Diariku: Mengajar Hari Ini

Diariku: Mengajar Hari ini. Mengajar Bahasa Inggris untuk anak SMA memang susah-susah gampang. Susahnya adalah mereka bukan lagi anak kecil yang bisa dicekoki berbagai hal dengan mudah. Kemampuan kritisnya sudah berkembang sedemikian rupa. Kemampuan bahasa mereka pun tidak lagi nol. Mereka sudah memiliki dasar untuk bisa mengungkapkan berbagai hal, ide, perasaan dan pemikirannya yang cukup brilian. Ini membuatku harus berpikir out of the box tiap kali masuk ke kelas mereka.
Seperti hari ini, tema yang kuajar adalah tentang Letter. Personal letter kupilih sebagai tema yang harus mereka kuasai baik pengetahuan maupun keterampilan. Aku sengaja tidak menjelaskan detail tentang definisi surat, macam-macam surat, struktur surat dan unsur kebahasaan yang digunakan. Aku langsung menugaskan mereka duduk berkelompok menulis surat cinta untuk seseorang yang berarti bagi mereka. Sontak semua siswa terkejut.

Ada yang protes karena belum pernah membuat. Ada yang kebingungan karena nggak tahu harus mulai dari mana. Oalah, dunia remaja yang katanya dekat dengan rasa spesial ini ternyata begitu kompleks. Dengan pelan-pelan ku sampaikan dicoba dulu. Diskusi dulu dengan kawan sekelompok. Lalu tulis. Salah? Ya, perbaiki lagi. Setelah beberapa menit akhirnya ada juga yang sudah beres berimajinasi membuat surat cintanya yang pertama. Aku periksa lalu kutemukan bahwa kelompok ini tidak membuka referensi yang diinstruksikan sebelumnya. Mereka kembali lagi merevisi surat tersebut.
Belajar dalam kelompok benar-benar membantu sekali. Mereka saling koreksi tentang penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan unsur kebahasaan lainnya.
Akhirnya dua jam pelajaran pun selesai dengan meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua siswa. Ternyata membuat surat pribadi itu menyenangkan dan bisa merefresh otak setelah pusing ber-uhb ria.

(Ditulis di pojok kelas XI IPA 5, SMAFOUR)

6 thoughts on “Diariku: Mengajar Hari Ini”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *