HUJAN DI MATA AYU

Oleh: Neneng Hendriyani

Tiap hujan turun ia gembira
Di bawah payung hitamnya ia lari ke taman kota
Berdiri menanti ‘tuk kesekian masa
Seseorang yang entah ada di mana

Tiap hujan turun jantungnya berdansa
Menari di antara kelopak teratai
Lompat sejauh ia bisa ke tepi kolam
Berdiri menyambut seseorang yang entah ada di mana

Tiap hujan turun, ia kembali hidup
Matanya bersinar berkilat indah laksana kejora
Berkedip terpesona pada bulir air yang jatuh
Di atas daun keladi

Tiap hujan turun, harapannya tumbuh ribuan kali
Tak peduli musim berganti
Tak peduli dingin yang dihadapi
Ia bahagia berlari di bawah payung hitamnya
Berdiri menanti ‘tuk kesekian masa
Seseorang yang entah ada di mana
Tiap hujan turun, ia percaya
Selalu ada cinta yang berlari ke arahnya
(Bogor, 17 Agustus 2018)





Puisi ini adalah karyaku yang berhasil diterbitkan dalam buku antologi A SKYFUL OF RAIN (ANTOLOGI PUISI BANJARBARU’S RAINY DAY LITERARY FESTIVAL 2018) (ISBN 978-602-8414-39-5) Halaman 201.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *