Cinta Yang Buta
Oleh: Neneng Hendriyani Entah setan mana yang membuatku marah, meradang dan kesal. Yang pasti, aku merasa sangat kecewa. Tubuhku lemas. Nafasku memburu. Kakiku lemah. Ingin sekali teriak. Tapi tak mampu. Hanya air mata mengalir deras. Malam kian larut. Bintang pun telah bersinar. Sayang kedua mataku enggan menutup. Lelah batinku. Lagi, air mata kembali mengalir diam-diam….