
Saat bayu menyapa
Hemilirnya merasuk sukma
Gemercik banyu sunyi senyap terdengar pelan
Berbisik enggan masihkah rindu tersimpan
Membimbing jiwa ke jalan pulang
Dipersimpangan jiwa menoleh
Sekelebat ragu bermain peran
Teringat syair masa muda
“The road not taken” dari sang guru sastra
Tertunduk, pelan & pasti
Langkah pun dimulai lagi
Biar ku cari Dia yg hakiki
Tempat ku kembali
Di satu jalan yg kupilih tanpa sesal
(Neneng Hendriyani; Karadenan, 10-12-2017)
dipost kan juga di sini pada tanggal 13 Desember 2017 https://www.kompasiana.com/nenghendriyani/5a313019f133444401515ff3/jalan-tanpa-sesal