Puisi-puisi Neneng Hendriyani

Sore ini tiga puisiku “mejeng” di Pojok TIM, Alhamdulillah. Semuanya diinspirasi latar belakang kegiatan Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII yang baru saja selesai diselenggarakan di Jakarta, 11-14 September 2025. Dengan latar belakang Taman Chairil Anwar, Monas, Jakarta, persis ketika senja datang menyapa, dibantu dua foto jepretan seorang fotografer sekaligus penyair Kedaulatan Rakyat, Latief Noor, ketiga…

Bogor, Lukisan Masa

Bogor, Lukisan MasaOleh Neneng Hendriyani Bogor, kau hamparan hijau dalam pelukan kabut,Di kaki Salak Pangrango:Ciliwung, Cisadane, Cibeet, Kalibarumengalir syahdu cerita tempo dulu:Danau biru tak pernah surut,Cermin langit tempat rindu berlabuh,Riak-riak kecil berlarian riang,Di antara sauh, pedati ditarik pulang Bogor, kau hamparan hijau dalam pelukan kabut,Di kaki Salak Pangrango, sawah luas menghampar megah,Tarian angin di padi…

Bogor, Jejak Perlawanan

Bogor, Jejak PerlawananOleh Neneng Hendriyani Di kota ini, peluru berdesing menembus waktu,Menggetarkan bumi dalam deru perlawanan,Memanggil jiwa-jiwa yang rindu kemerdekaanDengan dan tanpa seragam,Bersatu dalam komando perjuanganDi tengah Tentara Pelajar berdiri tegap,Mengangkat senapan di tangan yang gemetar,Bukan karena takut,Tapi karena cinta pada kota yang harus dibela. Di Cibinong, sejarah tertulis dalam batu,Museum perjuangan menjadi saksi,Ratusan nyawa…

|

Selaksa Rindu di Cangkir Senja

Oleh Neneng Hendriyani Di bawah bianglala dalam senja yang kian memikat Lintingan daun teh menari di secangkir tanah liat Menggeliat, meronta, mencumbu mesra Menguar pekat memeluk renta Linting demi linting berubah warna Menyesap sepi di antara rongga Nyanyikan kidung tak bernama Sejauh netra memandang kelam Lintingan daun teh kian memucat Diseduh luruh dalam cinta Mengayun…