Bogor through the Ages

These are my poems I wrote for Buitenzorg a few months ago. Please give your comments after reading them, ok.


Bogor Dari Masa ke Masa
Oleh Neneng Hendriyani

Dulu, Bogor adalah rimba megah,
Tempat para raja menjejak sejarah,
Di bawah panji Pajajaran
Kebijaksanaan mengalir dari balairung istana
Menjaga warisan purwa

Berpuluh-puluh tahun Gunung Salak tegak bersaksi,
Sungai Ciliwung lantang bersuara,
Menyaksikan zaman berputar cepat,
Dari kerajaan, penjajahan, hingga merdeka.

Bogor: subur, membentang
Padi menari di pelukan sawah,
Di ladang dan perbukitan
Petani menaruh jutaan impian
Panen mereka untuk masa depan.

Di perut bumi, tambang berbisik,
Emas, pasir, dan batu berlimpah,
Di tangan besi, roda berputar,
Pabrik-pabrik membangun peradaban.

Jauh di pelosok, terdengar suara palu dan gergaji,
Pengrajin bermain di atas mahoni,
Mengukir Bogor dalam karya nan indah,
Mewariskan seni hingga ke nusantara.

Kini, Bogor tak sekadar kenangan,
Ia tumbuh bersama zaman,
Di punggungnya generasi emas bersinar,
Menuntut ilmu, melangkah ke depan.

Bogor, Kuta Udaya Wangsa,
Benteng peradaban tak tergoyahkan,
Maju berdaya, sejahtera bersama,
Satu tekad, satu cita, satu bangsa.
Bogor, bukan sekadar kota,
Tapi rumah bagi jutaan warga
Merekam jejak, merawat harapan
Berjuang untuk masa depan gemilang.
(Karadenan, 27 Maret 2025)

#BOGOR #nenenghendriyani #bogordarimasakemasa #kutaudayawangsa

Bogor Through the Ages
by Neneng Hendriyani

Once, Bogor was a majestic jungle,
Where kings left their mark on history,
Under the banner of Pajajaran,
Wisdom flowed from the palace halls,
Preserving ancient heritage.

For decades, Mount Salak stood witness,
The Ciliwung River sang boldly,
Watching time spin swiftly,
From kingdoms to colonization, to independence.

Bogor: fertile, sprawling,
Rice fields dancing in the embrace of paddies,
In fields and hillsides, Farmers sow millions of dreams,
Their harvests for the future.

Deep in the earth, mines whisper,
Gold, sand, and stone abound,
In iron hands, wheels turn,
Factories build civilization.

Far in the corners, the sound of hammers and saws,
Craftsmen dance with mahogany,
Carving Bogor into beautiful works,
Passing down art across the archipelago.

Now, Bogor is more than memory,
It grows with the times,
On its shoulders, a golden generation shines,
Seeking knowledge, stepping forward.

Bogor, Kuta Udaya Wangsa,
An unshakable fortress of civilization,
Advancing with strength, prospering together,
One resolve, one dream, one nation.

Bogor, not just a city,
But a home for millions of souls,
Recording footprints, nurturing hopes,
Striving for a radiant future.

(Karadenan, March 27, 2025)

#bogorthroughtheages #nenenghendriyani #buitenzorg #poem #bogor #kutaudayawangsa

Leave a Reply