Di Lereng Ijen Aku Berdiri

Di Lereng Ijen Aku Berdiri Oleh Neneng Hendriyani Berdiri aku di lereng Ijen Ketika air embun memeluk pasrah tubuh-tubuh pinus Mencoba mendengar nyanyian purba Tentang kamu, dia, dan mereka Kematian adalah sejarah Melingkari cincin waktu demi kata cinta Menari di sela bebatuan Mengecup mimpi dalam setiap tetesnya Lewat reinkarnasi, aku melihat kau, dia, dan mereka…

Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar Bagi Guru dan Peserta Didik

(Neneng Hendriyani)   Kata merdeka sejatinya adalah bebas; bebas melakukan yang disukai. Namun, apa jadinya bila bebas di sini ternyata tidak sebebas yang diinginkan? Tentu saja berbagai perasaan negatif muncul dalam berbagai variannya dalam memengaruhi kerja otak yang pada akhirnya membuat kita, guru dan peserta didik, bertanya kembali, sungguhkah merdeka? Kemerdekaan adalah hak semua orang…

Rindu Pasaman

Rindu Pasaman Oleh: Neneng Hendriyani Di Pasaman kumpulan  sawit memanggilku pulang Lelah jiwa merantau cari segenggam pengalaman Tertidur di pangkuan nilam membius indra, lupa janji pada awal kehidupan Aih, aku rindu Pasaman, rindu Rao, tanah tumpah darah penuh kenangan Di mana tambang emasnya menyatukan kita berpuluh-puluh masa yang lalu Ya, aku rindu Pasamanku, rindu Rao…

KEBAYA BORDIR UNTUK UMAYAH

Kebaya Bordir untuk Umayah Oleh Neneng Hendriyani   Betapa bangga dan terharunya saat menerima pesan singkat dari Kang Sahaya Santayana pada 12 Agustus 2021 lalu. Beliau mewakili Panitia Antologi Bordir Untuk Umayah, Tasikmalaya. Dalam pesan tersebut diketahui bahwa karyaku dengan judul KEBAYA BORDIR UNTUK UMAYAH berhasil masuk dan lolos kurasi tim kurator yang terdiri atas Acep…

PROCEDURE TEXT

Objective Learn the particular features of procedure text After reading this chapter, you are expected to be able to: Define a procedure text or story Understand the importance of reading procedure text Understand the elements of the story, generic structure, and language features of procedure text story. Analyze and determine how sentences fit into the…

REFLEKSI GURU: BUKAN SEBUAH PILIHAN

Oleh: Neneng Hendriyani, M.Pd. Menjadi seorang guru sebenarnya bukanlah pilihan utama dan cita-cita bagiku.  Namun karena lahir dari lingkungan keluarga besar pendidik membuatku menyerah memperjuangkan cita-cita awalku saat masih SMA dulu. Seorang wali kelasku sering kali menggodaku dengan mengatakan penampilan, gaya jalan, dan gaya bicaraku lebih cocok sebagai guru daripada profesi lainnya. Saat itu aku…

SENANDUNG RINDU: BOGORKU, BOGORMU, BOGOR KITA: MEMAKNAI BOGOR MELALUI PUISI

Ini adalah antologi puisi yang ditulis oleh guru KPLJ Bogor. Di antaranya ada yang mengajar di SD, SMP, SMA, dan SMK. Tema yang diangkat dalam buku ini adalah segala sesuatu tentang Bogor; kuliner, budaya, sejarah, dan wisata. BOGOR DAHULU KALA Karya : Neneng Hendriyani Bogor dahulu kala Pajajaran berkuasa Siliwangi Raja Diraja Sosok penuh wibawa…

PUISI ESAI MEREKAM ISU SOSIAL MASYARAKAT

Oleh Neneng Hendriyani Sejak kemunculannya yang begitu menyedot perhatian dunia sastra Indonesia pada tahun 2017, banyak pihak diam-diam mulai berpikir serius tentang kelebihan dan kekurangan puisi esai. Salah satu poin yang sering dibidik oleh para praktisi sastra adalah apakah puisi yang ditulis dalam bentuk esai itu mampu menyampaikan apa yang benar-benar dan sedang terjadi di…

MENJADI PEREMPUAN YANG UTAMA!

OLEH NENENG HENDRIYANI Di zaman yang modern dan serba canggih saat ini menjadi perempuan bukanlah hal yang mudah. Semudah membalikkan telapak tangan atau mendendangkan lagu kenangan. Ada banyak hal yang harus dimiliki. Ada banyak hal yang harus dikuasai; baik terlihat maupun tak terlihat pandangan mata. Perempuan bukan lagi makhluk lemah yang hanya sekadar bertugas di…

WAHAI PUTRIKU

Wahai Putriku Oleh: Neneng Hendriyani, M.Pd Wahai putriku Kenalkah kau padaku? Aku lahir di Cicalengka, 4 Desember 1884 lalu Jauh sebelum Kartini ada Jauh sebelum negeri ini merdeka Bahkan jauh sebelum kau punya nama Tahukah kau siapa aku? Aku anak bupati yang ternama Ayahku Raden Rangga Somanagara Ibuku R.A. Rajapermas Ayahku di buang Belanda Ibuku…