Oleh Neneng Hendriyani
Lembayung menguak batas senja,
Melipir kedinginan di balik kerlip bintang,
Berhenti mengaduh di bawah butir varsha,
Dalam diam, dalam kenang.
Gelap meraksasa, membungkus jiwa-jiwa yang mati.
Kembali dalam diam, dalam kenang.
Di bawah jutaan varsha, berdiri di kerlip bintang.
Di peluk purnama, cahaya jiwaku padam
Di pelataran pertiwi, tudung langitku rebah
Rinai menari bercumbu di kaki nila
Menjemput paksa, tanpa kata
Lelah bertahan, diamuk kemboja
Kembali pulang, menuntun kenang
Dalam diam, nanar mengembang
Amourmu menang, genggam kenang.
(Bogor, 12 November 2025)
