Bogor, Lukisan Masa

Bogor, Lukisan Masa
Oleh Neneng Hendriyani

Bogor, kau hamparan hijau dalam pelukan kabut,
Di kaki Salak Pangrango:
Ciliwung, Cisadane, Cibeet, Kalibaru
mengalir syahdu cerita tempo dulu:
Danau biru tak pernah surut,
Cermin langit tempat rindu berlabuh,
Riak-riak kecil berlarian riang,
Di antara sauh, pedati ditarik pulang

Bogor, kau hamparan hijau dalam pelukan kabut,
Di kaki Salak Pangrango, sawah luas menghampar megah,
Tarian angin di padi mengalun ramah,
Gelatik dan Manyar bernyanyi riuh rendah.

Kini, baja dan bata berdiri tegak berlomba
Pabrik-pabrik tumbuh menggantikan hijau ladang
Menyisakan asap sesak dalam kenangan
Jauh di sudut jalan, tetap terasa,
Hangatnya talas Bogor dalam genggaman,
Asap soto mie menari di udara,
Di meja bambu, tradisi tak pernah pudar.

Zaman bergulir, kota berbenah,
Dari Pajajaran ke lampu kota yang tak padam di tengah malam
kujumpai di setiap wajah,
Sisa-sisa sejarah yang tetap benderang dalam ingatan.

Di alun-alun, anggun meliuk,
Selaras kidung Pakuan menyeruak jiwa
Di antara gendang dan suling ku’ terkesima
Rajutan cerita: Kuta Udaya Wangsa!

Bogor, kau hamparan hijau dalam pelukan kabut,
Tetap indah dalam perubahan,
Mengalir seperti Cisadane yang tak berhenti,
Menjaga warisan, menyambut masa depan,
Menjadi rumah bagi hati yang mencari jalan pulang.
(Karadenan, 27 Maret 2025)

Bogor, A Painting of Time
by Neneng Hendriyani

Bogor, you are a green expanse in the embrace of mist,
At the foot of Salak and Pangrango: Ciliwung, Cisadane, Cibeet, Kalibaru Flow gently,
carrying tales of old: A blue lake that never recedes,
A mirror of the sky where longing anchors,
Ripples dancing merrily, Amidst anchors,
carts pulled homeward.

Bogor, you are a green expanse in the embrace of mist,
At the foot of Salak and Pangrango, vast rice fields stretch grandly,
The wind’s dance in the paddy sings kindly,
Sparrows and weavers chirp in joyful harmony.

Now, steel and brick rise tall, competing,
Factories grow, replacing green fields,
Leaving behind smoke and crowded memories.
Yet, far along the streets, it still lingers— The warmth of Bogor’s taro in hand,
The aroma of soto mie dancing in the air,
At bamboo tables, tradition never fades.

Time rolls on, the city transforms,
From Pajajaran to city lights that never dim at midnight.
In every face I meet, Traces of history still shine brightly in memory.

In the town square, graceful movements sway,
In tune with the Pakuan hymn stirring the soul.
Amidst drums and flutes, I’m captivated,
A woven tale: Kuta Udaya Wangsa!

Bogor, you are a green expanse in the embrace of mist,
Still beautiful amid change,
Flowing like the ceaseless Cisadane, Preserving heritage, embracing the future,
A home for hearts seeking the way back.

(Karadenan, March 27, 2025)

Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 45 Tahun 2025 tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk SMA/MA dan SMK/MAK

1. Latar Belakang dan Tujuan

Dokumen ini merupakan pedoman resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengatur Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/MA dan SMK/MAK pada tahun 2025. TKA bertujuan untuk:

  • Mengukur penguasaan akademik siswa berdasarkan Kurikulum Merdeka.
  • Menilai pemahaman konseptual, penerapan pengetahuan, dan kemampuan berpikir kritis dalam konteks kehidupan nyata.
  • Memberikan model bagi pendidik untuk merancang penilaian yang mendukung pembelajaran berbasis kompetensi.
  • Memastikan keselarasan dengan standar nasional dan kebutuhan global, seperti keterampilan abad 21.

Dasar Hukum:

  • UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  • UU No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.
  • Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah No. 1 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja.

Relevansi untuk Sekolah Binaan:

  • TKA menjadi alat evaluasi penting untuk mengukur capaian pembelajaran siswa.
  • Sekolah binaan perlu memahami kerangka ini untuk menyesuaikan pembelajaran dan persiapan siswa menghadapi asesmen.

2. Struktur dan Komponen Utama TKA

A. Mata Uji

TKA terbagi menjadi dua kategori:

  1. Mata Uji Wajib (diikuti semua siswa SMA/MA dan SMK/MAK):
    • Bahasa Indonesia
    • Matematika
    • Bahasa Inggris
  2. Mata Uji Pilihan (dipilih sesuai minat siswa):
    • Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
    • Matematika Tingkat Lanjut
    • Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
    • Fisika
    • Kimia
    • Biologi
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)/Pendidikan Pancasila
    • Ekonomi
    • Geografi
    • Sosiologi
    • Sejarah
    • Antropologi
    • Bahasa Asing (Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, Korea, Arab)
    • Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan

B. Jenis Soal

TKA menggunakan berbagai jenis soal untuk mengukur kompetensi:

  1. Pilihan Ganda (PG): Memilih satu jawaban benar dari opsi yang diberikan.
  2. Pilihan Ganda Kompleks (PGK):
    • PGK Kategori: Memilih pernyataan benar/salah atau sesuai/tidak sesuai.
    • PGK Multiple Choice Multiple Answer (MCMA): Memilih lebih dari satu jawaban benar.
  3. Uraian: Menyusun jawaban naratif atau solusi masalah.

C. Kompetensi yang Diukur

TKA mengukur tiga tingkat kompetensi kognitif:

  1. Pemahaman (Literal): Memahami fakta, informasi, atau kosakata dalam teks/konteks.
  2. Penerapan: Mengaplikasikan konsep atau prinsip dalam situasi nyata.
  3. Penalaran: Menganalisis, mengevaluasi, atau menyimpulkan berdasarkan data/fakta.

Contoh:

Bahasa Inggris: Memahami teks sederhana, menyimpulkan informasi tersirat, reorganisasi kalimat

Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi informasi eksplisit, menyimpulkan makna tersirat, mengevaluasi gagasan dalam teks.

Matematika: Memahami konsep aljabar, menerapkan geometri dalam masalah praktis, menalar hubungan data.

3. Muatan dan Kompetensi per Mata Uji

A. Mata Uji Wajib

  1. Bahasa Indonesia:
    • Muatan: Membaca teks informatif dan sastra, memahami informasi eksplisit/tersirat, mengevaluasi gagasan, menyusun ringkasan.
    • Kompetensi:
      • Mengidentifikasi informasi utama.
      • Menyimpulkan makna tersirat.
      • Mengevaluasi fakta/opini.
      • Menyajikan kembali isi teks secara ringkas.
    • Konteks: Kehidupan sehari-hari, sosial, akademik.
  2. Matematika:
    • Muatan: Bilangan, aljabar, geometri, statistika, probabilitas.
    • Kompetensi:
      • Memahami konsep matematika.
      • Mengaplikasikan konsep dalam masalah nyata.
      • Menarik kesimpulan valid dari data/informasi.
    • Konteks: Permasalahan matematika dalam kehidupan sehari-hari, seperti perhitungan keuangan atau pengukuran.
  3. Bahasa Inggris:
    • Muatan: Teks fungsional sederhana (iklan, pengumuman), tata bahasa dasar, kosa kata sehari-hari.
    • Kompetensi:
      • Memahami informasi eksplisit (literal).
      • Menyimpulkan informasi tersirat (inferensial).
      • Menyusun kalimat/paragraf secara logis.
    • Konteks: Situasi personal, keluarga, atau global (contoh: pariwisata, teknologi).

B. Mata Uji Pilihan

  1. Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut:
    • Fokus pada analisis teks kompleks, evaluasi gagasan, dan respons kritis terhadap teks sastra/informatif.
    • Contoh Kompetensi: Menilai fakta/opini, mengidentifikasi diri dengan tokoh dalam teks.
  2. Matematika Tingkat Lanjut:
    • Meliputi analisis fungsi, trigonometri, statistika lanjutan.
    • Contoh Kompetensi: Menyelesaikan masalah geometri kompleks, memprediksi tren data.
  3. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut:
    • Mengukur kompetensi setara CEFR B1 (intermediate), seperti memahami teks akademik dan menyusun argumen.
    • Contoh Kompetensi: Menyimpulkan informasi tersirat dari artikel teknologi.
  4. Fisika:
    • Muatan: Kinematika, dinamika, termodinamika, listrik, optik.
    • Kompetensi: Menganalisis fenomena fisika, merancang solusi teknologi.
    • Konteks: Efisiensi energi, inovasi teknologi.
  5. Kimia:
    • Muatan: Struktur atom, ikatan kimia, stoikiometri, kimia lingkungan.
    • Kompetensi: Memahami konsep kimia, menerapkan prinsip dalam pengelolaan limbah.
    • Konteks: Fenomena kimia dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Biologi:
    • Muatan: Ekosistem, genetika, bioteknologi, sistem tubuh manusia.
    • Kompetensi: Menganalisis hubungan ekosistem, mengevaluasi dampak bioteknologi.
    • Konteks: Kesehatan, lingkungan, teknologi.
  7. PPKn/Pendidikan Pancasila:
    • Muatan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman.
    • Kompetensi: Menganalisis penerapan Pancasila, mengevaluasi isu keberagaman.
    • Konteks: Kehidupan bernegara, gotong royong.
  8. Ekonomi:
    • Muatan: Ekonomi mikro/makro, keuangan, akuntansi dasar.
    • Kompetensi: Menganalisis data ekonomi, menyelesaikan masalah keuangan.
    • Konteks: UKM, perdagangan internasional.
  9. Geografi:
    • Muatan: Wilayah, lingkungan, mitigasi bencana.
    • Kompetensi: Menganalisis fenomena geografi, merancang strategi mitigasi.
    • Konteks: Abrasi pantai, konservasi lingkungan.
  10. Sosiologi:
    • Muatan: Interaksi sosial, perubahan sosial, masalah sosial.
    • Kompetensi: Menganalisis gejala sosial, merancang penelitian sederhana.
    • Konteks: Globalisasi, keberagaman masyarakat.
  11. Sejarah:
    • Muatan: Pengantar ilmu sejarah, kerajaan Hindu-Buddha, kemerdekaan.
    • Kompetensi: Menganalisis peristiwa sejarah, menarik pelajaran dari masa lalu.
    • Konteks: Perlawanan kolonial, reformasi.
  12. Antropologi:
    • Muatan: Kebudayaan, sistem sosial, etnografi.
    • Kompetensi: Mengidentifikasi makna budaya, menganalisis fenomena sosial.
    • Konteks: Tradisi lokal (contoh: Subak Bali).
  13. Bahasa Asing (Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, Korea, Arab):
    • Muatan: Teks sederhana, tata bahasa dasar, kosa kata sehari-hari.
    • Kompetensi: Memahami teks literal/inferensial, menyusun kalimat logis.
    • Konteks: Situasi komunikasi sehari-hari (setara CEFR A1).
  14. Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan:
    • Muatan: Pengelolaan usaha, pemasaran, inovasi produk.
    • Kompetensi: Menganalisis strategi pemasaran, merancang solusi kewirausahaan.
    • Konteks: UKM, promosi digital.

4. Contoh Soal dan Panduan Penilaian

Dokumen menyediakan contoh soal untuk setiap mata uji, yang mencerminkan jenis soal dan kompetensi yang diukur. Berikut adalah ringkasan contoh soal:

  1. Bahasa Indonesia:
    • Soal 1 (PG): Memahami tren pasar UKM dari teks informatif (Kunci: A).
    • Soal 2 (PGK Kategori): Menentukan benar/salah pernyataan tentang kategori data (Kunci: Benar, Benar, Salah).
    • Soal 4-6 (Teks Sastra): Menganalisis teks naratif tentang pengalaman pribadi, fokus pada pemahaman inferensial dan evaluasi (Kunci: C, A).
  2. Matematika:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menentukan benar/salah pernyataan aljabar (Kunci: Salah, Salah).
    • Soal 3 (PG): Menyelesaikan masalah geometri trapesium (Kunci: B).
    • Soal 4 (PG): Menghitung tinggi dinding dengan trigonometri (Kunci: C).
  3. Bahasa Inggris:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menentukan sektor industri yang terdampak AI (Kunci: Yes, Yes, No).
    • Soal 4 (PG): Memahami teks tentang pembayaran digital (Kunci: B).
  4. Fisika:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menganalisis grafik kinematika (Kunci: Grafik 1 dan 2).
    • Soal 3 (PG): Menghitung keseimbangan gaya pada tali sirkus (Kunci: B).
  5. Kimia:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menentukan komposisi larutan (Kunci: Tepat, Tidak Tepat).
    • Soal 2 (PG): Memverifikasi rumus molekul (Kunci: D).
  6. Biologi:
    • Soal 1 (PG): Menganalisis dampak kerusakan organel sel (Kunci: B).
    • Soal 3 (PGK Kategori): Mengevaluasi hubungan ekosistem laut (Kunci: Salah, Benar, Benar).
  7. PPKn:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Mengevaluasi penerapan Pancasila dalam gotong royong (Kunci: Benar, Salah, Benar).
    • Soal 4 (PG): Menganalisis peran Mahkamah Konstitusi (Kunci: A).
  8. Ekonomi:
    • Soal 4 (PG): Menganalisis kebijakan impor (Kunci: B).
    • Soal 5 (PG): Menghitung akuntansi keuangan (Kunci: C).
  9. Geografi:
    • Soal 3 (PGK Kategori): Mengevaluasi mitigasi abrasi pantai (Kunci: Salah, Benar, Benar).
    • Soal 5 (PG): Memilih peta mitigasi bencana (Kunci: B).
  10. Sosiologi:
    • Soal 2 (PGK Kategori): Menganalisis gejala sosial dari infografis (Kunci: Sesuai, Tidak Sesuai).
    • Soal 5 (PG): Menanggapi perubahan sosial (Kunci: B).
  11. Sejarah:
    • Soal 2 (PG): Menganalisis tradisi budaya (Kunci: A).
    • Soal 4 (PGK MCMA): Mengevaluasi pergerakan nasional (Kunci: Pernyataan 2, 3, 4).
  12. Antropologi:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menilai pandangan dunia komunitas (Kunci: Tepat, Tidak Tepat).
    • Soal 4 (PGK MCMA): Menganalisis tradisi Subak Bali (Kunci: Pernyataan 1, 2, 4).
  13. Bahasa Asing:
    • Prancis: Memahami teks tentang kehidupan sehari-hari (Kunci: Vrai, Vrai, Faux).
    • Jerman: Menyusun kalimat logis (Kunci: E).
    • Jepang: Menyusun kalimat sederhana (Kunci: A).
    • Mandarin: Memahami kosa kata (Kunci: E).
    • Korea: Menyimpulkan informasi tersirat (Kunci: Benar, Salah, Benar).
    • Arab: Memahami kosa kata dalam konteks (Kunci: A).
  14. Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan:
    • Soal 1 (PG): Mengevaluasi strategi pemasaran (Kunci: C).
    • Soal 3 (PG): Merancang aplikasi layanan (Kunci: C).

5. Panduan Praktis untuk Sekolah Binaan

Untuk memastikan sekolah binaan dapat memahami dan melaksanakan kerangka TKA 2025, berikut adalah langkah-langkah implementasi:

A. Persiapan Pembelajaran

  1. Pemetaan Kurikulum:
    • Sesuaikan kurikulum sekolah dengan muatan TKA (misalnya, fokus pada literasi, numerasi, dan keterampilan berpikir kritis).
    • Integrasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk mendukung kompetensi seperti gotong royong dan kreativitas.
  2. Pengembangan Materi:
    • Gunakan contoh soal dari dokumen sebagai referensi untuk merancang latihan siswa.
    • Kembangkan materi berbasis konteks nyata, seperti analisis UKM untuk ekonomi atau mitigasi bencana untuk geografi.
  3. Pelatihan Guru:
    • Adakan pelatihan melalui Platform Merdeka Mengajar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang soal berbasis kompetensi.
    • Fokus pada metode pembelajaran interaktif (misalnya, diskusi, proyek, simulasi).

B. Persiapan Siswa

  1. Latihan Soal:
    • Latih siswa dengan soal PG, PGK Kategori, dan PGK MCMA menggunakan contoh dari dokumen.
    • Berikan latihan berbasis teks (sastra, informatif, atau teknis) untuk meningkatkan pemahaman literal dan inferensial.
  2. Simulasi TKA:
    • Adakan simulasi ujian TKA untuk membiasakan siswa dengan format soal dan waktu pengerjaan.
    • Gunakan teknologi (misalnya, aplikasi CBT) untuk simulasi berbasis komputer.
  3. Peningkatan Kompetensi:
    • Fokus pada area lemah berdasarkan Rapor Pendidikan, seperti kreativitas (A.3.3) atau penerapan konsep matematika (A.2).
    • Dorong siswa untuk berpartisipasi dalam proyek kolaboratif untuk meningkatkan gotong royong.

C. Pengelolaan dan Evaluasi

  1. Pemanfaatan Sumber Daya:
    • Alokasikan dana BOS untuk pelatihan guru dan pengadaan materi latihan (lihat RKT/ARKAS dari analisis sebelumnya).
    • Manfaatkan Platform Merdeka Mengajar untuk sumber daya gratis.
  2. Evaluasi Berkala:
    • Lakukan evaluasi triwulanan terhadap kesiapan siswa menggunakan hasil latihan dan simulasi.
    • Gunakan umpan balik siswa dan guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran.
  3. Pelaporan:
    • Pastikan pelaporan data pemanfaatan sumber daya (E.2) dan TIK (E.3) dilakukan dengan akurat untuk mendukung Rapor Pendidikan.

Google Siteku Untuk Belajar Mengajar Bahasa Inggris

Oleh: Neneng Hendriyani

 

Pertama kali mendengar google site aku merasa sedikit kaget. Seorang rekan pelatih dari IGI memperkenalkannya jauh sebelum aku sendiri memiliki site tersebut. Melihat karyanya dan bagaimana ia terbantu dalam pelaksanaaan pembelajaran selama PJJ ini membuatku termotivasi membuat hal serupa. Akhirnya dengan berbekal sedikit waktu dan upaya, dengan bimbingan Aries Prasetya, founder Samisanov IGI aku pun belajar mengembangkan google site.

Seluruh administrasi yang kugunakan dalam mengajar pada tingkat X dan XI SMA Tahun Pelajaran 2020-2021 pun aku unggah ke google site tersebut. Tak ketinggalan sejumlah video pembelajaran yang kurancang sendiri pun dengan sedikit malu-malu kutempelkan di sana. Bahkan, bentuk penilaian pun kusimpan pula. Harapannya sederhana. Semoga anak-anak muridku bisa memelajari semua materi pada tahun pelajaran tersebut lebih awal sebelum aku menjelaskannya melalui zoom meeting setiap pekannya. Selain itu, semoga semua administrasi, video pembelajaran, materi, dan soal yang kuunggah pun bisa bermanfaat untuk sesama guru Bahasa Inggris.

setelah membuat google site tersebut aku benar-benar terbantu dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Murid-muridku senang karena tidak perlu menunggu lama untuk mengakses materi. Cukup dengan menggunakan ujung jarinya mereka sudah bisa mengakses materi pelajaran lengkap di google site tersebut.

Berikut ini link google siteku. Sila kunjungi dan ambil manfaat positifnya. Salam perjuangan.

 

PENELITIAN TINDAKAN KELAS, BUKTI KEBERHASILAN GURU?

PENELITIAN TINDAKAN KELAS, BUKTI KEBERHASILAN GURU? ini tayang pada 07 Januari 2021 pada halaman website resmi milik Disdik Provinsi Jawa Barat.

Penelitian Tindakan Kelas alias PTK adalah sebuah kegiatan pelatihan yang kerap dilakukan guru dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya. Selama pandemik ini guru pun tetap melakukannya dengan berbagai cara dan strategi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan. Ada yang berhasil, ada pula yang gagal di tengah jalan. Semua memiliki kesulitan, konsekuensi, dan hasil yang berbeda-beda. Ini ditentukan oleh guru itu sendiri.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Mengenal Carousell

Dua hari terakhir ini aku sedang keranjingan berselancar ke beberapa platform belanja online. Dari yang mengkhususkan diri menjual barang-barang baru dan berkelas hingga yang khusus menampung barang-barang layak pakai. Semuanya kupelajari dengan saksama.

Pilihanku akhirnya jatuh ke Carousell. Sebuah jaringan perdagangan online yang membuka pintu usaha bagi siapa pun dari rumahnya masing-masing. Semua barang yang awalnya dianggap tidak penting bagi si empunya di sini menjadi barang yang begitu didambakan bagi orang lain.

Banyak sekali barang berkelas yang dijual bebas dengan harga yang terjangkau. Ada yang masih baru, ada juga yang pernah dipakai. Meskipun pernah dipakai bukan berarti tidak layak pakai lagi. Barang-barang yang pernah dipakai (preloved/used) ini masih layak dipakai loh.

Banyak sekali alasan orang menjual barang-barang berkelas tersebut di sini. Kebanyakan karena tidak ada lagi tempat untuk menyimpannya. Ada juga yang mau pindah rumah sehingga terpaksa menjual barangnya. Ada juga yang sudah selesai kuliah dan tidak lagi ngekost. Ada juga yang sudah bosan. Intinya apa pun alasannya yang jelas barangnya benar-benar masih bagus.

Di sini selain aku bisa berbelanja aku pun bisa membuka toko online. Persis seperti di Tokopedia, Bukalapak, OLX dan lainnya. Tinggal pilih mau jual apa, tentukan kelompoknya, tentukan harganya dan jangan lupa alasan menjualnya, beres. Begitu mudah dan simple.

Untuk keamanan, insya Allah belanja di sini aman. Kita bisa berkomunikasi langsung dengan pedagangnya. Kita bisa mengajukan penawaran terhadap barang yang dijual. Bila pedagang setuju maka lanjut ke pengecekan ongkos kirim. Setelah mengirim sejumlah dana yang disepakati bersama dengan pedagang, resi pengiriman pasti dikirim ke kita.

Kalau masih takut belanja di sini karena takut ditipu menurutku wajar. Di platform apa pun yang namanya penipuan ya pasti ada. Semua tinggal kembali ke individunya masing-masing. Sejauh kita sendiri tidak pernah menipu atau berniat menipu insya Allah kita tidak akan ditipu.

Lalu apa bila kita ditipu apa itu berarti kita pernah menipu?

Pembaca yang baik ketahuilah satu hal. Apa pun kejadian buruk yang menimpa kita misalnya ditipu dalam perdagangan online itu sebenarnya adalah cara Allah SWT sedang mengajari kita sesuatu yang belum kita ketahui. Tetap berpikir positif dan berikan kepercayaan kepada semua orang. Dengan begitu kita akan merasa nyaman bertransaksi dengan siapa pun.

Berangkat dari pemikiran inilah maka aku pun memberanikan diri menitipkan asa di Carousel. Sejumlah buku yang menjadi koleksi sejak masih sekolah dulu kujual di sini. Ya, daripada mubazir tidak ada yang baca, selain rak bukunya juga sudah perlu diperbaiki maka alangkah lebih baiknya kutitip jual di sini dengan harga yang bersahabat.

Yuk, main ke sini dan belanja buku dengan riang dan tanpa lelah dari rumahmu.

Kumpulan Soal ulangan harian bahasa Inggris untuk SMA Kelas XI

Herbal treatment for high blood pressuressure

#dec1aiseiwritingchallenge
(Karadenan, 3 Desember 2020)

Belajar melalui video

Entah bagaimana caranya aku juga tidak sepenuhnya paham. Namun sebagai guru sekaligus ibu dari 2 anak laki-laki yang masih duduk di bangku sekolah dasar aku menyadari betul betapa pembelajaran jarak jauh ini sangat sulit. Anak-anak yang terbiasa berinteraksi dengan teman-teman sebayanya dan gurunya di sekolah kini mengalami kesulitan yang luar biasa untuk belajar mandiri di rumah. Bersyukur bila di rumah ada orang tua yang bisa membantu dan mendampinginya belajar. Bila tidak, ya mau gimana lagi. Tugas dari guru tetap harus dikerjakan, bukan? Meskipun terjadi baku hantam ala emak-emak dasteran yang kehilangan mood dan stok kesabaran yang menipis.
Untuk mata pelajaran yang terbilang mudah seperti ips, pjok anakku tidak kesulitan. Tinggal browsing dan baca saja sendiri. Beres. Lain ceritanya bila sudah bertemu mata pelajaran seperti bahasa Indonesia, bahasa inggris, matematika. Seisi rumah pasti dilibatkan untuk mengajarnya di rumah.
Alangkah beruntungnya bila aku mendapat kiriman tugas yang disertai video oleh guru mereka masing-masing. Tinggal tonton bersama berulang kali sebelum mengerjakan tugas yang diberikan. Namun bila gurunya hanya memberikan soal tanpa video, terus terang, aku pusing juga. Solusinya hanyalah senam jari dari satu aplikasi ke aplikasi berikutnya mencari cara dan jawaban untuk soal tersebut. Sangat merepotkan.
Belum lagi anak yang tidak terbiasa mendengar penjelasanku menggantikan gurunya di rumah menjadi permasalahan tersendiri.
Akhirnya lagi-lagi kuhanya bisa mengurut dada sambil berdoa semoga keadaan ini segera berakhir.
Berkaca dari pengalaman pribadi itulah maka kuberanikan diri membuat video pembelajaran sendiri untuk mata pelajaran yang kuampu di sekolah. Alasannya sepele. Aku merasa puas dengan video yang kubuat karena sesuai dengan karakter dan gaya aku mengajar di kelas nyata selama ini. Tidak dibuat-buat. Ini terbukti dari hasil pengambilan gambar dan suara yang hanya sekali sampai dua kali saja per videonya. Dengan membuat dan meminta siswaku belajar dari video ku tersebut aku paham dengan kegiatan belajar yang mereka lakukan di rumah masing-masing. Aku pun bisa menyesuaikan dan mengoreksi tugas-tugas mereka dengan cepat karena semua sesuai dengan rancanganku.
Ya, pastilah banyak kekurangan di sana sini dalam video pembelajaran yang kubuat dan kuunggah di channelku tersebut. Namun aku tidak berkecil hati. Seiring waktu berjalan aku terus menyemangati diri untuk terus belajar membuat konten yang lebih baik dari sebelumnya sehingga video yang diunggah memiliki kebermanfaatan yang tinggi bagi semua siswa.
Akhirnya, selamat belajar melalui channelku, Nenghendri Suparman.

Berikut ini link video pembelajaran yang dapat digunakan untuk anda belajar bahasa inggris secara mandiri.

https://youtu.be/H0SSKKsvPkg

https://youtu.be/XGWSOMjsIt

https://youtu.be/XGWSOMjsItQ

https://youtu.be/Xzdzd-fxJ-8
https://youtu.be/gvEguRgmZas
https://youtu.be/qh1OgHe9w9U
https://youtu.be/JoB-UgjZpPI
https://youtu.be/YnOaGSOBdaM
https://youtu.be/BDmpBPDr12w
https://youtu.be/L1z30f7sSas
https://youtu.be/wLM8rHatKZA

Jangan lupa like dan subscribe, ya.

(Karadenan, 21 Agustus 2020, 11.10 am)

KBM DARING – LURING

Mulai tahun pelajaran 2020/2021 ini semua guru di wilayah Jawa Barat melaksanakan tugasnya melalui kegiatan daring (dalam jaringan/online) dan luring (luar jaringan/offline). Banyak hambatan dan tantangan yang dihadapi. Salah satunya adalah kurangnya kemampuan di bidang teknologi informatika yang dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran daring dan luring.

Hal ini juga dialami oleh penulis. Untuk mengatasi masalah ini penulis rajin mengikuti berbagai pelatihan daring sebelum tahun pelajaran 2020/2021 di mulai.

Inilah hasilnya mulai hari ini penulis mengajar bahasa Inggris secara daring dan luring dengan menggunakan power point, bandicam, kelas telegram, channel telegram, google form, google doc, google classroom, dan lainnya.

Contoh pembelajaran bahasa Inggris untuk kelas XI IPA 1 & 2:

Materi Luring Minggu ketiga (15 Juli 2020) untuk kelas XI MIPA

1. Watch, like, and subscribe video Suggestion & Offer di link https://youtu.be/YnOaGSOBdaM

2. Do the activities on buku paket LM:
– activity 2 page 3
– activity 5 page 5
– activity 10 page 10

3. Upload your activities on Google form:

KANTONG TUGAS 1 UNTUK XI MIPA 1https://forms.gle/RP2Xwvu8GwuCjrpJ9

KANTONG TUGAS 2 UNTUK XI MIPA 2 https://forms.gle/fSPoFEnEgXhjbym47

Semoga bisa menginspirasi.

(SMAN 4 Cibinong, Bojong Koneng, 15 Juli 2020)

 

Media Pembelajaran Bahasa Inggris

Mengawali tahun ajaran 2020/2021 ini penulis membuat beberapa bahan ajar berbasis video untuk kelas X dan XI , khususnya untuk Bahasa Inggris wajib dan lintas minat.

Berikut ini link bahan ajar yang bisa digunakan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris Wajib Kelas X SMA/SMK/MA/MAK berdasarkan Kurikulum 2013 Revisi 2018.

Semua bahan ajar di atas disusun untuk pembelajaran jarak jauh. Seluruh video tersebut dibuat dengan menggunakan aplikasi power point dan bandicam.