Hadiah Tak Terduga

Di sela-sela kegiatan utama sebagai ibu rumah tangga dan pekerja profesional di bidang pendidikan aku masih berupaya menyisihkan waktu dan pikiran untuk menekuni hobiku. Sebuah hobi yang tidak terlalu memakan banyak biaya tentunya namun tetap menyenangkan. Apa lagi kalau bukan menulis.

Dengan menulis aku bisa curahkan semua cita-cita, keinginan, harapan, bahkan kekecewaan dalam bentuk yang positif. Tujuannya sederhana tentu saja. Yaitu berbagi pengalaman kepada sesama agar pembaca dapat mengambil hikmah dari apa yang ku tuliskan.

Sebagai ibu rumah tangga tentu saja aku seringkali merasa lelah, khawatir dan cemas. Ada saja hal yang membuat jantung berdetak lebih cepat dan mulut bernyanyi seriosa tujuh oktaf. Penyebabnya kadang sepele. Anak yang terlambat bangun pagi, tidak mengerjakan ibadah salat dan mengaji, malas belajar dan asyik main game. Kadang penyebabnya juga lumayan berat. Seperti tidak ada yang membantu membersihkan rumah dan lingkungannya. Bila sudah begini ya pasti lagu-lagu lawas dengan nada-nada tinggi sudah menggema di seantero ruangan dengan luas 100 meter persegi.

Untuk menjaga agar tetap bahagia, waras, sehat dan menikmati hidup itulah aku menulis. Untuk kegiatan yang satu ini kadang aku mendapatkan apresiasi berupa hal-hal yang tidak terbayangkan sebelumnya. Sebut saja, hadiah buku dari panitia AISEI yang baru saja memilih karya cerbungku tentang Pacar Anakku sebagai karya pilihan beberapa waktu lalu. Selain itu panggilan mengisi materi penulisan dari beberapa lembaga dan komunitas. Ada juga yang mengirimkan sejumlah koin ke rekening karena tulisanku yang dimuat di medianya. Besarnya bervariatif. Tergantung jenis tulisan dan media yang memuatnya.


(Dok. Pribadi)

Nah, pada hari ini Selasa, 17 November 2020 aku baru saja menerima sepaket hadiah buku dari PT Kuark Internasional. Paket hadiah ini sangat bermanfaat untuk anak-anakku di rumah. Isinya tentang beberapa materi berharga mengenai kegiatan yang bisa dilakukan di rumah. Ada tutorialnya membuat katrol tetap dan katrol majemuk. Ada juga eksperimen mengenai lilin pengusir nyamuk.

Hm, kalau kamu yang suka menghitung hadiah dari sisi uang silakan hitung sendiri deh berapa jumlah yang dikeluarkan oleh pengirim hadiah ini kepadaku. Bagiku sendiri ini adalah hadiah yang tak terhingga. Nilainya lebih tinggi dari sejumlah uang yang ditransfer ke rekening. Sepaket hadiah buku ini harganya jauh lebih mahal dari itu. Tahu kenapa? Jawabnya sederhana. Buku adalah sahabat yang paling berharga. Dia tidak pernah meninggalkanmu di kala kau menderita. Tidak pernah pula menyindir dan menyakitimu baik di depan maupun di mukamu. Dia selalu ada memberikan isinya untukmu bila kamu mau memikirkan isinya. Dia selalu setia membimbingmu menuju kebaikan.

Jadi, mari terus menulis dan biarkan hadiah-hadiah berikutnya tiba di depan rumah seperti biasanya.

#Day11NovAISEIWritingChallenge
#gareulis
#hikmahmenulis
#lewattulisanmariberdakwah
#17nov2020
#11.23pm