Mascara

By Neneng Hendriyani

Mascara – Women are always synonymous with beauty. It seems that if it’s not pretty, it’s not the woman’s name. Therefore do not be surprised and astonished by the things you see and find on a woman’s pouch in her bag. Her pouch must be full of various cosmetic tools of various types, brands and price. It is normal. This is not a problem, of course. All returned to their own hobbies and also the use of these cosmetic tools.

One of cosmetics tools that woman have on her Pouch is mascara. Nowadays it is easy to find Mascara with many forms and functions. You do not have to buy foreign products of Mascara if you want to look elegant only. Now, there are a lot of mascara which are domestic products. Aside from the competitive end result of similar products from abroad, domestic products are also famous for argan oil content and their ability to withstand the changes in weather and atmosphere. There are also lots of waterproof ones. The price and quality are quite competitive. So don’t be confused when choosing the right mascara for you. Just have fun with the activity. Mascara itself is a cosmetic tool that generally contains natural colors such as brown and black. Its function is nothing but to reinforce the shape of the eye according to the wishes of the owner. You do this by affixing these colors in the furs.

For facial makeup matters, for example, a woman does not only need one type of powder. She also needs various types of powder with various textures that it has. That’s just a matter of powder. Not a matter of eye makeup. To beautify the face, a woman does not only focus on the appearance of blushing cheeks and sensual lips. But also on the look of a fantastic eye.For the sake of getting a bigger, narrower eye look, it is usually cool for women not to hesitate to buy mascara. By using mascara, the appearance of both eyes will be more beautiful. In addition, the lashes will be more dense, long and supple.

Today mascara is easy to find. Do not have to buy foreign products if you want to look elegant by using mascara. Now there are a lot of mascara which are domestic products. Aside from the competitive end result of similar products from abroad, domestic products are also famous for argan oil content and their ability to withstand the changes in weather and atmosphere.

Obat Bete? Ya, Menulis

Oleh: Neneng Hendriyani

Seringkali rasa bete itu datang di saat kita seharusnya fokus menghadapi sesuatu. Entah apakah itu hal yang sangat penting atau urgent, atau hanya sekedar mengerjakan tugas sehari-hari. Bete itu seperti musuh dalam selimut. Kehadirannya tidak pernah bisa diprediksi. Seperti halimun di atas gunung.

Bete atau bosan itu adalah rasa psikologis yang dialami akibat jenuh menghadapi hal yang sama dalam waktu yang cukup lama. Bete ini menyerang sel-sel saraf di kepala secara simultan dan berakibat fatal terhadap kesehatan tubuh.

Bagi yang tidak dapat mengelola rasa bete yang dialaminya maka akan tampak jelas dalam raut mukanya. Tampangnya akan terlihat lelah, kucel, kumel, dan sangat serius. Bila ditanya, ia hanya akan menggelengkan kepalanya atau sekadar menolehkan kepalanya saja. Jangan harap ia akan mengeluarkan jawaban secara lisan.

Selain raut wajah yang terlihat tidak enak dipandang, efek lainnya adalah yang bersangkutan akan merasa lekas lelah, capek, letih, dan tidak bersemangat. Dalam jangka panjang, rasa lelah yang dipicu oleh bete ini bisa berakibat gangguan kesehatan. Seperti, pusing, leher kaku, insomnia, vertigo, dan sakit pinggang.

Nah, setelah mengetahui efek negatif dari rasa bete ini lantas bagaimana upaya kita agar bisa mengatasinya?

Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mengatasi bete yang datang menyerang. Diantaranya, pergi menonton, makan bakso, karaoke, melukis, dan menulis.

Menulis adalah salah satu cara yang ampuh untuk mengatasi bete. Coba deh kamu rasakan sendiri. Saat kamu sedang mengikuti kegiatan workshop misalnya, tiba-tiba kamu merasa bete dengan materi yang dipaparkan lantas kamu kehilangan fokus untuk menyimak materi tersebut. Dengan menulis resume sebagian materi yang dipaparkan pemateri maka rasa bete dapat dikurangi. Andaikan kamu tetap tidak bisa menulis resume materi yang dipaparkan, kamu masih bisa menulis apapun yang sesuai dengan minatmu.

Bila kamu memiliki hobi menulis puisi, maka tulislah. Dengan menulis puisi di saat kamu bete maka puisi yang kamu hasilkan akan memiliki ruh dan jiwa yang unik. Puisi tersebut akan berbeda rasanya bila kamu menulis dalam keadaan normal.

Begitu pula bila kamu suka menulis cerpen. Tulislah cerpen yang terilhami rasa bete yang kamu alami. Dengan begitu kamu bisa menuangkan seluruh faktor bete yang menyerang mu. Ini akan membuat sel-sel saraf lebih rileks dari sebelumnya. Sehingga kamu akan terhindar dari bahaya sakit kepala yang cukup mengganggu.

Lalu bagaimana bila kamu tidak bisa menulis puisi dan cerpen? Betenya tetap ada, dong?

Jangan khawatir, gerakkan saja alat tulismu. Cobalah menuliskan apa saja yang ada di benakmu. Dengan begitu tekanan psikologis yang membuatmu bete akan berkurang.

(Tulisan di sela-sela workshop review dan Revisi KTSP 2019 tentang Meningkatkan Kompetensi Literasi Digital Guru dan TAS Dalam Menyongsong Era Revolusi 4.0, Rabu, 12 Juni 2019, 15.30 wib).