Oleh: Neneng Hendriyani
Resiko Clickbait! bagi penulis pemula ternyata banyak loh. Meskipun iming-iming yang ditawarkan oleh berbagai penyedia jasa untuknya tinggi bila berhasil menulis di blognya atau YouTube nya dengan clickbait ternyata resikonya juga tinggi. Buat yang tidak mau menanggung resikonya lebih baik mengurungkan niat menulis sesuatu dengan clickbait.
Apa sih bahayanya melakukan clickbait sampai-sampai penulis tidak merekomendasikan penulis pemula melakukannya? Yuk, cermati penjelasan singkat berikut ini.
Buat siapa pun yang terbiasa menulis berita hoax, menulis dengan menggunakan clickbait pastilah mudah. Kecenderungan yang dimilikinya untuk menulis dengan jujur itu sangat jauh panggang dari api. Ini sudah karakter bawaan sejak lahir rupanya. Ini sangat buruk bagi pribadi orang tersebut.
Orang yang seperti ini hanya memikirkan keuntungan pribadinya saja. Tak sedikitpun ia memikirkan akibat dari perbuatannya. Apalagi sampai memikirkan nasib para pembaca tulisannya. Sudah pasti ia tak peduli. Padahal segala kejengkelan, kekesalan, dan perasaan tidak menyenangkan yang diperoleh pembaca adalah akibat dari berita bohong atau clickbait yang dilakukannya.
Mungkin satu atau dua kali orang masih banyak membaca tulisannya. Namun mereka pasti mempelajari style tulisan orang tersebut. Bila sudah seperti ini maka kemungkinan besar orang tidak akan langsung meng-klik tulisan dia di webnya pasti tidak akan pernah terjadi lagi. Orang sudah kapok dengan kebohongan yang ia ciptakan pada tulisan-tulisan sebelumnya. Bila itu terjadi maka pundi-pundi uang yang awalnya menggelontor ke rekeningnya akan surut. Habis. Kepercayaan pembaca yang seharusnya menjadikan ia semakin kaya hanya tinggal harapan palsu saja.
Kehilangan uang adalah salah satu resiko yang harus ditanggung penulis pemula yang kecanduan menulis dengan menggunakan clickbait. Ini adalah resiko yang sangat besar tentunya. Setiap penulis selain menginginkan diterimanya ide yang ia tulis kepada pembaca juga menginginkan limpahan materi dari apa yang ia tulis. Kehilangan sumber penghasilan karena clickbait itu sungguh sangat tidak menyenangkan.
Berikutnya adalah kehilangan kepercayaan. Seperti yang kita ketahui bersama, hal yang paling berharga di dunia ini selain uang adalah kepercayaan. Nilainya jauh melebihi emas sekontainer loh. Dengan kepercayaan yang dimiliki, siapa pun dapat melakukan apa pun dengan aman, nyaman, dan senang. Tidak takut dengan berbagai hal yang dapat membahayakan keselamatan fisik dan rohaninya.
Nah, penulis pemula yang suka clickbait pasti mengalami penurunan bahkan kehilangan kepercayaan dari berbagai pihak. Salah satunya dari pembaca. Bila pembaca sudah tidak mempercayainya maka redaksi koran maupun media online tidak akan berani menerima naskahnya lagi. Sebab hal itu akan sangat merugikan media yang mereka kelola. Reputasi dan nama baik sebuah media sangat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan pembacanya. Semakin tinggi tingkat kepercayaan pembaca maka semakin banyak orang yang membaca tulisan di media tersebut. Maka semakin banyak pula pendapatan yang akan masuk ke kas pengelola media tersebut. Begitu pula sebaliknya. Semakin rendah kepercayaan pembaca, semakin rendah pula penghasilan media tersebut. Bila mereka mempertahankan penulis jenis ini maka kebangkrutan usahanya di bidang penulisan semakin nyata.
Dibenci adalah resiko berikutnya yang harus diterima oleh penulis clickbait. Rasa marah karena ditipu oleh judul tulisan yang bombastis akan serta merta membuat pembaca merasa kesal dan marah kepada penulisnya. Bila satu dua kali ditipu mereka masih bisa memaklumi. Namun bila keseringan ditipu mereka pasti benci. Bila sudah benci maka habislah karier kepenulisan penulis tersebut.
Nah, masih mau clickbait?
(Bogor, 18 Desember 2018)

Oleh: Neneng Hendriyani