|

Penakut

Malam kian larut dan sayangnya aku masih terjaga. Kupandangi wajah-wajah yang sedang lelap di hadapanku. Begitu polos, dan bersahaja. Tak ada gurat kecewa tampak di tiap wajah. Mereka begitu menikmati mimpinya masing-masing. Aku pergi ke dapur. Kujerang sisa jamu tadi sore. Sambil menunggu masak segera kuambil wudu. Hanya Dia yang Mahatahu apa yang sedang kualami….