Pernah mendengar kata najis? Apa sih artinya? Mengapa banyak orang mengucapkannya baik dengan intonasi sedang hingga berat? Adakah makna di balik lima huruf tersebut? Bagaimana perasaan seseorang ketika mendengar kata itu diucapkan di hadapannya? Bagaimana perasaan orang yang dimaksud dengan kata itu? Berdosakah orang yang mengucapkannya? Burukkah orang yang mendapatkannya? Bingungkah orang yang turut mendengarnya? Lalu bagaimana perasaan orang yang mengucapkannya sendiri? Baik-baik saja kah ia? Jangan-jangan ia mengalami sesuatu yang buruk hingga ia menggunakan kata tersebut untuk meluapkan emosinya.
Ah, aku sendiri tak paham. Yang pasti aku merasa ilfil saat mendengar kata itu diucapkan. Tak peduli kepada siapa kata itu dituju. Juga tak peduli mengapa kata itu dipilihnya untuk mengungkapkan emosi yang ada di dalam dirinya. Aku bahkan tak peduli siapa dia.
Satu yang kuketahui adalah bahwa kata najis bermakna jijik (adjective, kata sifat, kotor atau kotoran yang menghalangi seseorang untuk beribadah kepada Allah SWT (KBBI V).
(Karadenan, 16 Oktober 2020; 08:32 wib)
#Day5AISEIWritingChallenge
#gareulis_gln_jawabarat
#smafour
