Aku dan GLN Gareulis Jabar

Karya: Neneng Hendriyani (Guru SMA N 4 Cibinong)

Aku masih hijau katamu
Dalam bingkai ilmu masihlah kaku
Banyak ragu juga gagu
Akibat jauh dari buku
Kini aku datang padamu
Berguru di masa tak menentu
Berharap ada air kehidupan
Puaskan dahaga jua lapar
Lewat Gareulis aku mampu
membaca makna kalimatmu
terselip di antara debu
terlupa di antara tumpukan masa
lewat Gareulis aku coba
pegang lagi cover tua
telaah isi jua makna
bekal sisa usia

(Bogor, 08 Oktober 2020)

Apartemen Mencit


(Dokumentasi pribadi)

Menyebarnya wabah Covid19 rupanya tak hanya mempengaruhi ekonomi global tetapi juga rumah tanggaku. Dengan anak lima yang masih kecil kondisi ini membuat aku dan suami harus berusaha mencari peluang usaha baru agar bisa menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Beruntung kami berdua memiliki semangat yang sama untuk mencari usaha meskipun minim pengalaman dan kemampuan.
Berbekal video tutorial maka jadilah kami peternak mencit alias tikus putih. Dengan latar belakang pendidikan teknik mesin suami membangun apartemen mencitnya seorang diri. Ketekunan dan kegigihannya belajar merawat mencit lambat laun membuahkan hasil.
Pertengahan Maret 2020 saat kami harus menjalani WFH (Work From Home) kami memulai usaha kecil ini. Dengan modal hanya lima ekor mencit dan satu bak plastik kecil kami bertawakal kepada Sang Pemberi rejeki. Kiranya Allah berkenan mengabulkan permohonan kami. Satu demi satu pembeli mulai berdatangan ke rumah.
Jangan tanya soal keuntungannya. Harga pakan yang mulai menanjak tidak seimbang dengan harga jual mencit membuat kami terpaksa menjual rendah ternak kami. Ini memang berat.
Ini memang berat. Namun, setidaknya kami masih punya aktivitas positif yang bisa membantu kami menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama uang jajan anak-anak.

(Karadenan, 8 Oktober 2020; 08:16 am)

#Day2AISEIWritingChallenge

Aku dan Bukuku


(Dokumentasi pribadi)

Sebelumnya aku tak pernah bermimpi menjadi penulis. Tak pernah sama sekali. Namun demikian aku tak menyesal bila kemudian aku dikenal sebagai guru penulis.

Sejak 2017 aku sudah menghasilkan 47 buku; solo, dan antologi. Dua di antaranya adalah kumpulan puisi.
Buku pertamaku ditulis dalam waktu satu minggu. Judulnya, Alih kode dan campur kode: strategi siswa dalam berbicara bahasa Inggris. Buku ini adalah inti sari dari apa yang sudah kutulis dalam skripsi dan tesisku.

Di dalam waktu yang sama pula aku berhasil menyelesaikan buku kedua. Yaitu, Tips mudah menulis proposal dan laporan penelitian tindakan kelas. Buku ini ditulis dari serangkaian pengalaman pribadi selama menyusun laporan penelitian tindakan kelas pada tahun pelajaran 2016/2017.

Mengapa keduanya ditulis dalam waktu satu minggu? Karena itulah waktu yang diberikan oleh Panitia Pelatihan Menulis SAGUSABU Media Guru Jawa Barat. Bagi mereka yang berhasil menulis dalam waktu singkat tersebut berhak mendapatkan piagam penghargaan sebagai 100 Penulis Guru Jawa Barat.

Dalam waktu dua minggu berikutnya aku tak lagi bisa menghentikan diriku untuk menulis. Kutulis sebuah cerita tentang seorang gadis yang patah hati dalam waktu hanya tiga hari. Kisah tersebut kemudian dicetak ber-ISBN di bawah judul Janji Firly.

Sejak itulah aku terus menulis. Tak jarang aku pun mengikuti ajang lomba. Sayembara menulis puisi adalah kegiatan yang acap kali kuikuti sepanjang tahun 2017-2019. Hadiahnya sangat mengesankan apabila aku berhasil memenangkan sayembara tersebut; jalan-jalan gratis ke berbagai tempat yang belum pernah kukunjungi.

Selama Pandemi pun aku tak berhenti menulis. Kuikuti sebuah lomba menulis yang diselenggarakan oleh kwikku. Di bawah judul novel teenlit Di Sepanjang Rel Kereta aku menguji diriku sendiri.

Bila orang bertanya mengapa aku menulis, aku menjawabnya dengan singkat. Menulis adalah healing therapy bagiku. Dengan menulis apa yang aku tahu, jalani, rasai, aku ingin memberikan pesan moral kepada pembaca bagaimana seharusnya menjadi orang yang baik. Baik dalam arti jujur, apa adanya dan saling menghargai.
(Karadenan, 07 Oktober 2020; 6:43am)

#Day1AISEIWritingChallenge
https://www.kwikku.com/novel/read/di-sepanjang-rel-kereta
#FalconXKwikku #FalconScriptHunt

Di Sepanjang Rel Kereta

Nunu adalah anak perempuan yang cerdas dan manis. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang periang. Cita-citanya cukup tinggi untuk masa itu, menjadi WARA (Wanita Angkatan Udara). Sayang konflik pekerjaan ibunya membuatnya harus bersekolah di sekolah swasta yang tidak pernah diimpikannya hingga kemudian ia dijauhi teman-teman SMP-nya. Semua kejadian itu membuatnya down dan mendorongnya menarik diri dari pergaulan.
Di sekolah SMA Al Nur inilah beruntung ia bertemu kembali dengan kawan lamanya sewaktu di SD, Ucup. Sejak hari pertama di SMA, Ucup menjadi bodyguardnya. Mereka selalu bersama-sama berjalan bersisian di sepanjang rel kereta yang sedang dibangun. Tak jarang mereka terlihat begitu dekat dan mesra. Semua kawan pun mengira mereka jadian.
Sementara itu Yudi kawannya di ekskul menyukainya dan selalu mengejar-ngejarnya. Sikap Yudi pun seringkali membuat Ucup gusar. Ada saja tingkah konyol yang dilakukan Yudi demi mendapatkan cinta Nunu. Sayang dari hari ke hari tingkah lakunya semakin kelewatan hingga membuat Nunu ilfil. Semua teman dekat Yudi menyerang dan mem-bully-nya, termasuk teman-teman cewek yang ada di kelasnya. Alih-alih peduli dengan sikap buruk mereka, Nunu justeru asyik mengejar perhatian Aan, cowok terganteng dan Qari kebanggaan kepseknya. Ia tidak pernah tahu bahwa Ika, kawan sebangkunya saat di SD dulu yang menjadi teman satu SMA dengannya menaruh hati juga kepada si pemuda alim tersebut.
Di kelasnya sendiri Nunu yang tidak jago Matematika harus berjuang mati-matian agar tidak mendapat hukuman Pak Tri dan di-bully cowok ganteng yang diam-diam menaruh hati kepadanya. Sayang, gaya si cowok yang urakan, kasar dan sering menyulut emosi membuat Nunu menjauhinya.
Melihat Ucup berani bergandengan tangan dengan Diana, gebetannya, membuatnya sadar bahwa ia tak mungkin selalu merepotkan Ucup dari tingkah laku Yudi yang kampungan, ataupun tangisannya saat Aan mengacuhkannya juga cerita mengesalkan tentang Tio yang kerap mem-bully-nya di kelas.
Ia mulai menjaga jarak dengan Ucup. Perlahan ia mulai paham bahwa Tio, cowok yang selalu mem-bully-nya menyukainya. Saat ia mulai menerima perhatian Tio dengan senang hati, Ucup memberikannya kejutan yang tak pernah disangka-sangka. Tio pun marah lantaran cemburu.
Nunu bingung sendiri. Ia tak bisa memilih salah satunya. Mereka semua memiliki arti baginya. Ditambah lagi datangnya surat dari Aan yang pindah ke luar kota menimbulkan rasa nyeri tiada tara. Bukan soal perasaan, tapi latar belakang mereka lah yang membuatnya akhirnya berada dalam dilema. Di sepanjang rel kereta semua kisahnya berawal.

https://www.kwikku.com/novel/read/di-sepanjang-rel-kereta

#FalconXKwikku
#FalconScriptHunt

***

Belajar melalui video

Entah bagaimana caranya aku juga tidak sepenuhnya paham. Namun sebagai guru sekaligus ibu dari 2 anak laki-laki yang masih duduk di bangku sekolah dasar aku menyadari betul betapa pembelajaran jarak jauh ini sangat sulit. Anak-anak yang terbiasa berinteraksi dengan teman-teman sebayanya dan gurunya di sekolah kini mengalami kesulitan yang luar biasa untuk belajar mandiri di rumah. Bersyukur bila di rumah ada orang tua yang bisa membantu dan mendampinginya belajar. Bila tidak, ya mau gimana lagi. Tugas dari guru tetap harus dikerjakan, bukan? Meskipun terjadi baku hantam ala emak-emak dasteran yang kehilangan mood dan stok kesabaran yang menipis.
Untuk mata pelajaran yang terbilang mudah seperti ips, pjok anakku tidak kesulitan. Tinggal browsing dan baca saja sendiri. Beres. Lain ceritanya bila sudah bertemu mata pelajaran seperti bahasa Indonesia, bahasa inggris, matematika. Seisi rumah pasti dilibatkan untuk mengajarnya di rumah.
Alangkah beruntungnya bila aku mendapat kiriman tugas yang disertai video oleh guru mereka masing-masing. Tinggal tonton bersama berulang kali sebelum mengerjakan tugas yang diberikan. Namun bila gurunya hanya memberikan soal tanpa video, terus terang, aku pusing juga. Solusinya hanyalah senam jari dari satu aplikasi ke aplikasi berikutnya mencari cara dan jawaban untuk soal tersebut. Sangat merepotkan.
Belum lagi anak yang tidak terbiasa mendengar penjelasanku menggantikan gurunya di rumah menjadi permasalahan tersendiri.
Akhirnya lagi-lagi kuhanya bisa mengurut dada sambil berdoa semoga keadaan ini segera berakhir.
Berkaca dari pengalaman pribadi itulah maka kuberanikan diri membuat video pembelajaran sendiri untuk mata pelajaran yang kuampu di sekolah. Alasannya sepele. Aku merasa puas dengan video yang kubuat karena sesuai dengan karakter dan gaya aku mengajar di kelas nyata selama ini. Tidak dibuat-buat. Ini terbukti dari hasil pengambilan gambar dan suara yang hanya sekali sampai dua kali saja per videonya. Dengan membuat dan meminta siswaku belajar dari video ku tersebut aku paham dengan kegiatan belajar yang mereka lakukan di rumah masing-masing. Aku pun bisa menyesuaikan dan mengoreksi tugas-tugas mereka dengan cepat karena semua sesuai dengan rancanganku.
Ya, pastilah banyak kekurangan di sana sini dalam video pembelajaran yang kubuat dan kuunggah di channelku tersebut. Namun aku tidak berkecil hati. Seiring waktu berjalan aku terus menyemangati diri untuk terus belajar membuat konten yang lebih baik dari sebelumnya sehingga video yang diunggah memiliki kebermanfaatan yang tinggi bagi semua siswa.
Akhirnya, selamat belajar melalui channelku, Nenghendri Suparman.

Berikut ini link video pembelajaran yang dapat digunakan untuk anda belajar bahasa inggris secara mandiri.

https://youtu.be/H0SSKKsvPkg

https://youtu.be/XGWSOMjsIt

https://youtu.be/XGWSOMjsItQ

https://youtu.be/Xzdzd-fxJ-8
https://youtu.be/gvEguRgmZas
https://youtu.be/qh1OgHe9w9U
https://youtu.be/JoB-UgjZpPI
https://youtu.be/YnOaGSOBdaM
https://youtu.be/BDmpBPDr12w
https://youtu.be/L1z30f7sSas
https://youtu.be/wLM8rHatKZA

Jangan lupa like dan subscribe, ya.

(Karadenan, 21 Agustus 2020, 11.10 am)

ULANGAN KD 3.1 PEMAPARAN JATI DIRI

Berikut ini adalah soal ulangan harian untuk KD 3.1 PEMAPARAN JATI DIRI bagi siswa kelas X SMA.

Sila isi forms berikut ini setelah kamu menyelesaikan seluruh kegiatan pembelajaran pada tahap sebelumnya. Jangan lupa berikan identitasmu (Nama, Kelas, Sekolah) setelah mengisi form ini.

https://forms.gle/VKyw6ntUzjh9nZDy7

 

Semesta Jiwa

Menulis puisi adalah hobi yang paling mengasyikkan bagiku. Tiada hobi yang paling murah dan tidak murahan selain menulis puisi.

Dengan berpuisi jiwa lebih sehat. Dengan berpuisi pun jiwa lebih bersemangat.

Sebuah kebahagiaan bagiku bisa kembali bersama dengan para penulis puisi (penyair) yang sudah melalang buana di mana-mana lewat buku ini.

Ini lah kedua puisi yang kutulis untuk sayembara ini kali.

Albatros

ALBATROS
Copyright © Neneng Hendriyani, 2018
Penulis:
Neneng Hendriyani
ISBN: 978-602-53493-6-2
Editor:
Neneng Hendriyani
Penyunting dan Penata Letak:
Tim CV Cakrawala Milenia Jaya
Desain Sampul:
Eka Yulistia
Penerbit
Cakrawala Milenia Jaya
Bumi Karadenan Permai Blok AA 8 No. 11-12
Cibinong – Bogor
Jawa Barat
Telp. 08136336202 – 085715773482
cakrawalamileniajaya@gmail.com
web: http://cakrawalamj.co.id
Cetakan Pertama, Februari 2019


Ini adalah buku kumpulan puisi keduaku. Sengaja kupilih judul Albatros lantaran seluruh puisinya diinspirasi oleh burung Albatros. Kegagahan, kemampuannya terbang tinggi dan seluruh ciri yang melekat padanya memberikan ide yang menarik untuk ditulis dalam bentuk puisi. Yaitu puisi yang berlatar belakang laut yang menyimpan seluruh harapan, impian juga kenangan.
Buku ini dibuka dengan puisi Raja Badai. Sebuah puisi yang terinspirasi juga dari cerita tetralogi Air dan Api.

Raja Badai
Oleh: Neneng Hendriyani
Lanun samudera terapung-apung
Digulung ombak malam jahanam
Layar robek, tiang pun patah
Palka penuh air sedada
Gelombang kian dansa
Pongah tak beri ruang bertanya
Apalagi sekedar doa
Milik lanun penjarah harta
Ah, badai hempas karam sekuat tenaga
Siur angin hancurkan pohon kelapa
Gelombang naik ke daratan
Pongah kabarkan dirinya
Ini aku Raja Badai datang
Tiap 25 saka mengamuk
Mengaduk laut
Angkat bangkai karam, jarahan lanun samudera
Digulung ombak malam jahanam
(Bogor, 13 Juni 2018)

MEMANFAATKAN LIBURAN DENGAN MEMBACA MELALUI BINGO

MEMANFAATKAN LIBURAN DENGAN MEMBACA MELALUI BINGO
Oleh: Neneng Hendriyani

Setelah pemberian Laporan Hasil Pembelajaran semester ganjil dan genap seluruh siswa belajar di rumah (baca: liburan). Saat-saat itulah mereka bebas dan merdeka melakukan apa pun yang mereka sukai, kapan pun dan di mana pun. Berbagai hal tersebut mereka lakukan sendiri dan bersama keluarga. Selain mengunjungi tempat wisata, mereka pun mengunjungi sanak saudara yang tinggal di luar kota. Pendek kata mayoritas dari mereka mengisi liburannya dengan kegiatan rekreatif. Hanya sedikit yang bersifat edukatif. Nah di sinilah guru sebenarnya dapat mengambil peran edukatif dengan cara yang menyenangkan. Yaitu memberikan tugas membaca dengan memberikan tantangan Bingo.

Bingo adalah sebuah permainan peluang yang terkenal di Amerika Serikat. Di sana permainan ini dimainkan oleh lebih dari satu orang. Setiap pemain diberikan tantangan tertentu sesuai dengan angka yang dipilihnya. Bila ia berhasil menyusun sejumlah angka yang berderet secara horizontal, vertikal ataupun diagonal maka ia berteriak “BINGO”.

Dengan mengadopsi dan mengembangkan permainan Bingo dalam memberikan tugas membaca kepada siswa maka siswa dapat mengerjakan tugas yang diberikan dengan senang hati tanpa adanya rasa dibebani. Hal ini disebabkan model yang digunakan adalah permainan. Di dalam permainan ini mereka dapat memilih sendiri jenis bacaan apa yang akan mereka baca pada hari pertama, kedua, dan seterusnya. Guru hanya perlu membuat sebuah papan sederhana yang berisi kotak-kotak angka 1 hingga 14. Di setiap kotak diisi jenis bacaan yang harus dibaca siswa di waktu liburan. Jenis bacaan yang ditulis di dalam kotak disusun sedemikian rupa agar menantang siswa. Jenis bacaan tersebut di antaranya adalah membaca buku biografi, sejarah, puisi, majalah remaja, surat kabar daerah, surat kabar nasional, novel remaja, novel petualangan, cerpen, cerbung, majalah wanita, majalah kesehatan, majalah film, dan majalah musik. Untuk menjaga mood siswa dan semangatnya ada baiknya guru menyisipkan hadiah kecil di dalam salah satu kotak angka. Hadiahnya bisa berupa jeda membaca untuk satu hari.

Dari pengalaman penulis, untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka guru harus memberikan kebebasan kepada siswa untuk membaca apa pun yang mereka sukai dari jenis bacaan yang telah ditentukan di dalam kotak-kotak angka. Dengan memberikan kebebasan ini mereka akan belajar menyukai kegiatan edukatif ini. Mereka bisa bersenang-senang sambil mendapatkan ilmu pengetahuan yang bisa menambah wawasan dan cakrawala berpikir mereka. Dengan membaca salah satu artikel di majalah kesehatan misalnya mereka jadi sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu mereka pun mengetahui bagaimana mencegah sekaligus mengobati penyakit yang dibacanya. Dengan membaca cerpen dan cerbung mereka belajar tentang berbagai hal yang membangun cerita tersebut. Tanpa disadari mereka belajar perbedaan keduanya. Membaca novel remaja dan petualangan dapat membuat mereka mengembangkan fantasi dan kemampuan bahasanya. Pendek kata, mereka mendapatkan banyak hal yang sangat bermanfaat bagi diri mereka sendiri dengan membaca berbagai jenis bacaan yang berbeda-beda setiap harinya.
Untuk mengecek keaktifan mereka dalam memainkan permainan Bingo ini guru dapat meminta siswa membuat laporan sederhana yang berbentuk resume. Seluruh bacaan yang mereka baca pada hari pertama hingga hari keempat belas ditulis dalam lembar resume terpisah. Resume-resume ini berisi tentang identitas bacaan dan isinya. Mintalah mereka menuliskan juga mengenai perasaan dan pendapat mereka setelah membacanya. Ini penting sekali untuk mewaspadai kecurangan yang mungkin dilakukan oleh siswa yang kurang disiplin dan bertanggung jawab dalam melakukannya. Dengan demikian mereka pun belajar disiplin, jujur dan bertanggung jawab.

Esai di atas adalah karyaku yang dimuat di buku antologi “1001 CARA MEMBUAT GURU-SISWA SUKA BACA” (ISBN 978-602-53933-5-8) pada halaman 99-105. Buku ini lahir berkat usaha nyata dari seluruh anggota SGSI Kelas Menulis Antologi Pendidikan yang diselenggarakan melalui Telegram pada tahun 2019.

Alih Kode dan Campur Kode: Strategi Siswa Berbicara Bahasa Inggris

Alih Kode dan Campur Kode: Strategi Siswa dalam Berbicara Bahasa Inggris
Penulis: Neneng Hendriyani
ISBN 978-602-6707-97-0
Editor: Nining Suryaningsih
Penata Letak: Handoko
Desain Sampul: @kholidsenyum
Copyright © Pustaka Media Guru, 2017
viii, 58 hlm, 14,8 x 21 cm
Cetakan Pertama, Juli 2017
Diterbitkan oleh
CV. Cipta Media Edukasi
Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya
Website: www.mediaguru.id

Buku ini ditulis berdasarkan thesis yang disusun penulis dengan judul CODE SWITCHING AND CODE MIXING IN
STUDENTS LANGUAGE LEARNING IN ENGLISH AT SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 CIBINONG BOGOR Pada Program Pascasarjana UHAMKA Jakarta tahun 2013.

Buku ALIH KODE DAN CAMPUR KODE: STRATEGI SISWA DALAM BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS ini ditujukan untuk para Guru bahasa Inggris agar dapat mengenali faktor penghambat dan pendukung keberhasilan berbicara siswa dalam bahasa Inggris. Sehingga diharapkan setelah membacanya guru dapat semakin mendorong siswa untuk menguasai kemampuan berbicara (speaking) siswa terutama di SMK.

Buku Alih Kode dan Campur Kode ini membahas tentang berbagai jenis Alih Kode (code switching) dan Campur Kode (code mixing) yang kerap kali mempengaruhi siswa dalam belajar speaking di kelas Bahasa Inggris.

Dengan mengetahui berbagai jenis peralihan ini guru dapat mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi di kelasnya. Terutama speaking class.

Daftar Isi
Kata Sambutan iv
Kata Pengantar vi
Daftar Isi viii
Bab I Kondisi Perkembangan Bahasa Inggris Di SMK 1
Bab II Strategi Siswa Belajar Bahasa Inggris 9
Bab III Alih Kode Dan Campur Kode 15
Bab IV Peran Alih Kode Dan Campur Kode dalam Kemampuan Berbicara Siswa SMK 35
BAB V Solusi Guru 41
Daftar Pustaka 47
Profil Penulis 56

Pada dasarnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau vokasi setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan paket C baik umum maupun kejuruan. Yang membedakannya adalah SMK merupakan lembaga pendidikan yang menitikberatkan pada pendidikan kejuruan yang berbasis kebutuhan dunia usaha dan industri. Hal ini dikarenakan lulusan SMK ditujukan sebagai tenaga siap kerja pada berbagai bidang usaha dan industri baik yang berbasis teknologi industri, bisnis manajemen, perikanan, kelautan, kecantikan dan lain sebagainya.

Untuk mendukung tujuan tersebut maka pembelajaran di SMK difokuskan pada keahlian kompetensi yang harus dikuasai siswa dengan baik. Contohnya, siswa yang belajar pada kompetensi keahlian teknik gambar bangunan harus menguasai kompetensi simulasi digital, mekanika teknik, ilmu ukur tanah, desain interior, desain eksterior, menggambar
dengan perangkat lunak, gambar teknik, rencana anggaran biaya, dan lain-lain. Begitu juga dengan siswa yang belajar
pada kompetensi keahlian teknik otomasi industri harus menguasai kompetensi merakit listrik, panel listrik erancang program scada, dan lain sebagainya. Hal yang sama dapat ditemukan pada siswa jurusan kompetensi keahlian teknik konstruksi kayu yang juga dituntut menguasai dasar-dasar pengamplasan yang baik, mengenal beragam model furniture dan cara membuatnya, membuat kuda-kuda rumah, memasang keramik, membangun rumah, dan lain sebagainya. Hal di atas diperlukan agar saat siswa lulus dari SMK mereka benar-benar dapat bekerja baik secara mandiri dengan membuka lapangan pekerjaan sendiri atau menjadi tenaga kerja siap pakai pada perusahaan, perkebunan, perkantoran, dan industri yang membutuhkan.

Untuk mendukung hal itu fokus pembelajaran bahasa Inggris sebelum kurikulum 2013 adalah mempelajari language
fokus. Di sini siswa dilatih menggunakan berbagai ekspresi atau ungkapan yang digunakan untuk menyapa orang baik
formal maupun informal, meminta dan memberi bantuan, menawarkan dan meminta jasa, memberikan pendapat, dan
lain-lain.

Setelah kurikulum 2013 diterapkan kompetensi lulusan siswa SMK menjadi semakin kompleks dengan diwajibkannya
memiliki sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang sama dengan siswa SMK sederajat, yaitu Sekolah Menengah Atas,
Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, Madrasah Aliyah, Madrasah Aliyah Kejuruan, dan Paket C.

Untuk dimensi sikap, lulusan SMK harus memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia,
berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. Untuk dimensi pengetahuan, mereka
dituntut memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab serta dampak fenomena dan kejadian. Pada dimensi keterampilan, kompetensi lulusan SMK adalah memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri.

Melihat tingginya tingkat pencapaian kompetensi SMK yanga rata-rata berada pada tingkat lima dan enam, serta mempertimbangkan standar kelulusan SMK di atas maka sudah sewajarnyalah jika siswa SMK mampu menguasai bahasa asing dengan baik dan lancar sebagai bahasa kedua mereka disamping bahasa ibu dan bahasa nasional.

Bahasa ibu menurut para ahli adalah bahasa daerah di mana seseorang lahir dan dibesarkan. Menurut Holmes, ,
bahasa daerah (vernacular language) adalah bahasa yang digunakan untuk interaksi sehari-hari, tanpa menyiratkan
bahwa itu adalah satu-satunya bahasa yang hanya tepat dan dapat digunakan secara informal untuk menunjukkan
solidaritas dan identitasnya. Sehingga bahasa daerah digunakan juga untuk komunikasi di rumah dan dengan teman-teman dekat. Sementara Bahasa Nasional adalah bahasa yang resmi digunakan di sebuah negara dan ditetapkan melalui undang-undang dasar.

Bagi kita masyarakat Indonesia, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa sekaligus sebagai bahasa pertama. Bahasa daerah seperti basa sunda, jawa, betawi, batak dan padang adalah vernacular language. Bahasa asing di antaranya bahasa perancis, Mandarin, Jepang, dan Inggris yang marak diajarkan
di bangku-bangku sekolah SMK adalah bahasa kedua.

Bahasa pertama wajib diajarkan di bangku sekolah sejak tingkat taman kanak-kanak hingga universitas. Ia dikenal
dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Untuk bahasa daerah, pemerintah memasukkannya ke dalam kurikulum
sebagai muatan lokal dimana bahasa yang diajarkan di sesuaikan dengan lokasi sekolah tersebut berada; sekolahsekolah di jawa barat mengajarkan basa sunda sebagai mata pelajaran muatan lokal wajib sejak bangku SD hingga SMK sederajat. Sementara bahasa asing diajarkan di bangku sekolah mulai dari perkenalan kosa kata sejak di TK hingga universitas.

Seperti yang telah diketahui bersama, bahasa asing yang salah satunya adalah bahasa Inggris adalah lingua franca saat ini. Seluruh masyarakat dunia menggunakan bahasa ini tak hanya dalam bentuk tulisan namun juga lisan dalam bentuk komunikasi sehari-hari melalui email, blog, surat bisnis, dan lain sebagainya. Negara-negara yang bukan pengguna bahasa tersebut berbondong-bondong memaksa warga negaranya untuk mempelajari bahasa itu di lembaga-lembaga
pendidikan yang dibangun di wilayahnya.

Untuk pembelian klik disini: