Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 45 Tahun 2025 tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk SMA/MA dan SMK/MAK

1. Latar Belakang dan Tujuan

Dokumen ini merupakan pedoman resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengatur Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/MA dan SMK/MAK pada tahun 2025. TKA bertujuan untuk:

  • Mengukur penguasaan akademik siswa berdasarkan Kurikulum Merdeka.
  • Menilai pemahaman konseptual, penerapan pengetahuan, dan kemampuan berpikir kritis dalam konteks kehidupan nyata.
  • Memberikan model bagi pendidik untuk merancang penilaian yang mendukung pembelajaran berbasis kompetensi.
  • Memastikan keselarasan dengan standar nasional dan kebutuhan global, seperti keterampilan abad 21.

Dasar Hukum:

  • UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  • UU No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara.
  • Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah No. 1 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja.

Relevansi untuk Sekolah Binaan:

  • TKA menjadi alat evaluasi penting untuk mengukur capaian pembelajaran siswa.
  • Sekolah binaan perlu memahami kerangka ini untuk menyesuaikan pembelajaran dan persiapan siswa menghadapi asesmen.

2. Struktur dan Komponen Utama TKA

A. Mata Uji

TKA terbagi menjadi dua kategori:

  1. Mata Uji Wajib (diikuti semua siswa SMA/MA dan SMK/MAK):
    • Bahasa Indonesia
    • Matematika
    • Bahasa Inggris
  2. Mata Uji Pilihan (dipilih sesuai minat siswa):
    • Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
    • Matematika Tingkat Lanjut
    • Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
    • Fisika
    • Kimia
    • Biologi
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)/Pendidikan Pancasila
    • Ekonomi
    • Geografi
    • Sosiologi
    • Sejarah
    • Antropologi
    • Bahasa Asing (Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, Korea, Arab)
    • Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan

B. Jenis Soal

TKA menggunakan berbagai jenis soal untuk mengukur kompetensi:

  1. Pilihan Ganda (PG): Memilih satu jawaban benar dari opsi yang diberikan.
  2. Pilihan Ganda Kompleks (PGK):
    • PGK Kategori: Memilih pernyataan benar/salah atau sesuai/tidak sesuai.
    • PGK Multiple Choice Multiple Answer (MCMA): Memilih lebih dari satu jawaban benar.
  3. Uraian: Menyusun jawaban naratif atau solusi masalah.

C. Kompetensi yang Diukur

TKA mengukur tiga tingkat kompetensi kognitif:

  1. Pemahaman (Literal): Memahami fakta, informasi, atau kosakata dalam teks/konteks.
  2. Penerapan: Mengaplikasikan konsep atau prinsip dalam situasi nyata.
  3. Penalaran: Menganalisis, mengevaluasi, atau menyimpulkan berdasarkan data/fakta.

Contoh:

Bahasa Inggris: Memahami teks sederhana, menyimpulkan informasi tersirat, reorganisasi kalimat

Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi informasi eksplisit, menyimpulkan makna tersirat, mengevaluasi gagasan dalam teks.

Matematika: Memahami konsep aljabar, menerapkan geometri dalam masalah praktis, menalar hubungan data.

3. Muatan dan Kompetensi per Mata Uji

A. Mata Uji Wajib

  1. Bahasa Indonesia:
    • Muatan: Membaca teks informatif dan sastra, memahami informasi eksplisit/tersirat, mengevaluasi gagasan, menyusun ringkasan.
    • Kompetensi:
      • Mengidentifikasi informasi utama.
      • Menyimpulkan makna tersirat.
      • Mengevaluasi fakta/opini.
      • Menyajikan kembali isi teks secara ringkas.
    • Konteks: Kehidupan sehari-hari, sosial, akademik.
  2. Matematika:
    • Muatan: Bilangan, aljabar, geometri, statistika, probabilitas.
    • Kompetensi:
      • Memahami konsep matematika.
      • Mengaplikasikan konsep dalam masalah nyata.
      • Menarik kesimpulan valid dari data/informasi.
    • Konteks: Permasalahan matematika dalam kehidupan sehari-hari, seperti perhitungan keuangan atau pengukuran.
  3. Bahasa Inggris:
    • Muatan: Teks fungsional sederhana (iklan, pengumuman), tata bahasa dasar, kosa kata sehari-hari.
    • Kompetensi:
      • Memahami informasi eksplisit (literal).
      • Menyimpulkan informasi tersirat (inferensial).
      • Menyusun kalimat/paragraf secara logis.
    • Konteks: Situasi personal, keluarga, atau global (contoh: pariwisata, teknologi).

B. Mata Uji Pilihan

  1. Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut:
    • Fokus pada analisis teks kompleks, evaluasi gagasan, dan respons kritis terhadap teks sastra/informatif.
    • Contoh Kompetensi: Menilai fakta/opini, mengidentifikasi diri dengan tokoh dalam teks.
  2. Matematika Tingkat Lanjut:
    • Meliputi analisis fungsi, trigonometri, statistika lanjutan.
    • Contoh Kompetensi: Menyelesaikan masalah geometri kompleks, memprediksi tren data.
  3. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut:
    • Mengukur kompetensi setara CEFR B1 (intermediate), seperti memahami teks akademik dan menyusun argumen.
    • Contoh Kompetensi: Menyimpulkan informasi tersirat dari artikel teknologi.
  4. Fisika:
    • Muatan: Kinematika, dinamika, termodinamika, listrik, optik.
    • Kompetensi: Menganalisis fenomena fisika, merancang solusi teknologi.
    • Konteks: Efisiensi energi, inovasi teknologi.
  5. Kimia:
    • Muatan: Struktur atom, ikatan kimia, stoikiometri, kimia lingkungan.
    • Kompetensi: Memahami konsep kimia, menerapkan prinsip dalam pengelolaan limbah.
    • Konteks: Fenomena kimia dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Biologi:
    • Muatan: Ekosistem, genetika, bioteknologi, sistem tubuh manusia.
    • Kompetensi: Menganalisis hubungan ekosistem, mengevaluasi dampak bioteknologi.
    • Konteks: Kesehatan, lingkungan, teknologi.
  7. PPKn/Pendidikan Pancasila:
    • Muatan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, keberagaman.
    • Kompetensi: Menganalisis penerapan Pancasila, mengevaluasi isu keberagaman.
    • Konteks: Kehidupan bernegara, gotong royong.
  8. Ekonomi:
    • Muatan: Ekonomi mikro/makro, keuangan, akuntansi dasar.
    • Kompetensi: Menganalisis data ekonomi, menyelesaikan masalah keuangan.
    • Konteks: UKM, perdagangan internasional.
  9. Geografi:
    • Muatan: Wilayah, lingkungan, mitigasi bencana.
    • Kompetensi: Menganalisis fenomena geografi, merancang strategi mitigasi.
    • Konteks: Abrasi pantai, konservasi lingkungan.
  10. Sosiologi:
    • Muatan: Interaksi sosial, perubahan sosial, masalah sosial.
    • Kompetensi: Menganalisis gejala sosial, merancang penelitian sederhana.
    • Konteks: Globalisasi, keberagaman masyarakat.
  11. Sejarah:
    • Muatan: Pengantar ilmu sejarah, kerajaan Hindu-Buddha, kemerdekaan.
    • Kompetensi: Menganalisis peristiwa sejarah, menarik pelajaran dari masa lalu.
    • Konteks: Perlawanan kolonial, reformasi.
  12. Antropologi:
    • Muatan: Kebudayaan, sistem sosial, etnografi.
    • Kompetensi: Mengidentifikasi makna budaya, menganalisis fenomena sosial.
    • Konteks: Tradisi lokal (contoh: Subak Bali).
  13. Bahasa Asing (Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, Korea, Arab):
    • Muatan: Teks sederhana, tata bahasa dasar, kosa kata sehari-hari.
    • Kompetensi: Memahami teks literal/inferensial, menyusun kalimat logis.
    • Konteks: Situasi komunikasi sehari-hari (setara CEFR A1).
  14. Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan:
    • Muatan: Pengelolaan usaha, pemasaran, inovasi produk.
    • Kompetensi: Menganalisis strategi pemasaran, merancang solusi kewirausahaan.
    • Konteks: UKM, promosi digital.

4. Contoh Soal dan Panduan Penilaian

Dokumen menyediakan contoh soal untuk setiap mata uji, yang mencerminkan jenis soal dan kompetensi yang diukur. Berikut adalah ringkasan contoh soal:

  1. Bahasa Indonesia:
    • Soal 1 (PG): Memahami tren pasar UKM dari teks informatif (Kunci: A).
    • Soal 2 (PGK Kategori): Menentukan benar/salah pernyataan tentang kategori data (Kunci: Benar, Benar, Salah).
    • Soal 4-6 (Teks Sastra): Menganalisis teks naratif tentang pengalaman pribadi, fokus pada pemahaman inferensial dan evaluasi (Kunci: C, A).
  2. Matematika:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menentukan benar/salah pernyataan aljabar (Kunci: Salah, Salah).
    • Soal 3 (PG): Menyelesaikan masalah geometri trapesium (Kunci: B).
    • Soal 4 (PG): Menghitung tinggi dinding dengan trigonometri (Kunci: C).
  3. Bahasa Inggris:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menentukan sektor industri yang terdampak AI (Kunci: Yes, Yes, No).
    • Soal 4 (PG): Memahami teks tentang pembayaran digital (Kunci: B).
  4. Fisika:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menganalisis grafik kinematika (Kunci: Grafik 1 dan 2).
    • Soal 3 (PG): Menghitung keseimbangan gaya pada tali sirkus (Kunci: B).
  5. Kimia:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menentukan komposisi larutan (Kunci: Tepat, Tidak Tepat).
    • Soal 2 (PG): Memverifikasi rumus molekul (Kunci: D).
  6. Biologi:
    • Soal 1 (PG): Menganalisis dampak kerusakan organel sel (Kunci: B).
    • Soal 3 (PGK Kategori): Mengevaluasi hubungan ekosistem laut (Kunci: Salah, Benar, Benar).
  7. PPKn:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Mengevaluasi penerapan Pancasila dalam gotong royong (Kunci: Benar, Salah, Benar).
    • Soal 4 (PG): Menganalisis peran Mahkamah Konstitusi (Kunci: A).
  8. Ekonomi:
    • Soal 4 (PG): Menganalisis kebijakan impor (Kunci: B).
    • Soal 5 (PG): Menghitung akuntansi keuangan (Kunci: C).
  9. Geografi:
    • Soal 3 (PGK Kategori): Mengevaluasi mitigasi abrasi pantai (Kunci: Salah, Benar, Benar).
    • Soal 5 (PG): Memilih peta mitigasi bencana (Kunci: B).
  10. Sosiologi:
    • Soal 2 (PGK Kategori): Menganalisis gejala sosial dari infografis (Kunci: Sesuai, Tidak Sesuai).
    • Soal 5 (PG): Menanggapi perubahan sosial (Kunci: B).
  11. Sejarah:
    • Soal 2 (PG): Menganalisis tradisi budaya (Kunci: A).
    • Soal 4 (PGK MCMA): Mengevaluasi pergerakan nasional (Kunci: Pernyataan 2, 3, 4).
  12. Antropologi:
    • Soal 1 (PGK Kategori): Menilai pandangan dunia komunitas (Kunci: Tepat, Tidak Tepat).
    • Soal 4 (PGK MCMA): Menganalisis tradisi Subak Bali (Kunci: Pernyataan 1, 2, 4).
  13. Bahasa Asing:
    • Prancis: Memahami teks tentang kehidupan sehari-hari (Kunci: Vrai, Vrai, Faux).
    • Jerman: Menyusun kalimat logis (Kunci: E).
    • Jepang: Menyusun kalimat sederhana (Kunci: A).
    • Mandarin: Memahami kosa kata (Kunci: E).
    • Korea: Menyimpulkan informasi tersirat (Kunci: Benar, Salah, Benar).
    • Arab: Memahami kosa kata dalam konteks (Kunci: A).
  14. Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan:
    • Soal 1 (PG): Mengevaluasi strategi pemasaran (Kunci: C).
    • Soal 3 (PG): Merancang aplikasi layanan (Kunci: C).

5. Panduan Praktis untuk Sekolah Binaan

Untuk memastikan sekolah binaan dapat memahami dan melaksanakan kerangka TKA 2025, berikut adalah langkah-langkah implementasi:

A. Persiapan Pembelajaran

  1. Pemetaan Kurikulum:
    • Sesuaikan kurikulum sekolah dengan muatan TKA (misalnya, fokus pada literasi, numerasi, dan keterampilan berpikir kritis).
    • Integrasikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk mendukung kompetensi seperti gotong royong dan kreativitas.
  2. Pengembangan Materi:
    • Gunakan contoh soal dari dokumen sebagai referensi untuk merancang latihan siswa.
    • Kembangkan materi berbasis konteks nyata, seperti analisis UKM untuk ekonomi atau mitigasi bencana untuk geografi.
  3. Pelatihan Guru:
    • Adakan pelatihan melalui Platform Merdeka Mengajar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang soal berbasis kompetensi.
    • Fokus pada metode pembelajaran interaktif (misalnya, diskusi, proyek, simulasi).

B. Persiapan Siswa

  1. Latihan Soal:
    • Latih siswa dengan soal PG, PGK Kategori, dan PGK MCMA menggunakan contoh dari dokumen.
    • Berikan latihan berbasis teks (sastra, informatif, atau teknis) untuk meningkatkan pemahaman literal dan inferensial.
  2. Simulasi TKA:
    • Adakan simulasi ujian TKA untuk membiasakan siswa dengan format soal dan waktu pengerjaan.
    • Gunakan teknologi (misalnya, aplikasi CBT) untuk simulasi berbasis komputer.
  3. Peningkatan Kompetensi:
    • Fokus pada area lemah berdasarkan Rapor Pendidikan, seperti kreativitas (A.3.3) atau penerapan konsep matematika (A.2).
    • Dorong siswa untuk berpartisipasi dalam proyek kolaboratif untuk meningkatkan gotong royong.

C. Pengelolaan dan Evaluasi

  1. Pemanfaatan Sumber Daya:
    • Alokasikan dana BOS untuk pelatihan guru dan pengadaan materi latihan (lihat RKT/ARKAS dari analisis sebelumnya).
    • Manfaatkan Platform Merdeka Mengajar untuk sumber daya gratis.
  2. Evaluasi Berkala:
    • Lakukan evaluasi triwulanan terhadap kesiapan siswa menggunakan hasil latihan dan simulasi.
    • Gunakan umpan balik siswa dan guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran.
  3. Pelaporan:
    • Pastikan pelaporan data pemanfaatan sumber daya (E.2) dan TIK (E.3) dilakukan dengan akurat untuk mendukung Rapor Pendidikan.